H. Muhammad Idris Usman : Penyuluh Agama Adalah Wajah Kementerian Agama

Kontributor

Pangkajene (Kemenag Sidrap) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag.,M.A. menegaskan bahwa Penyuluh Agama memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dan wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Repulik Indonesia, yang digelar di Aula PLHUT Sidrap, Kamis (28/08/2025).
Dalam sambutannya, H. Muhammad Idris Usman menyampaikan bahwa penyuluh bukan sekadar pelaksana program, melainkan representasi nilai-nilai Kemenag yang harus ditunjukkan melalui sikap, tutur kata, dan keteladanan sehari-hari.
“Penyuluh Agama adalah wajah Kementerian Agama. Masyarakat menilai Kemenag dari bagaimana penyuluh hadir, bersikap, dan melayani umat. Karena itu, integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian menjadi hal yang utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi penyuluh dalam merespons tantangan zaman, termasuk isu-isu sosial keagamaan, literasi moderasi beragama, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Penyuluh diharapkan mampu menghadirkan dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan solutif bagi problematika umat.
Tak lupa Kakan Kemenag Sidrap mengingatkan seluruh Penyuluh Agama untuk menyukseskan Asta Protas (Akselerasi Transformasi Layanan dan Program Strategis) Menteri Agama yang diantaranya Peran Penyuluh Agama adalah memberikan layanan berdampak kepada masyarakat dan penguatan Ekoteologi, merawat bumi.
Sebelumnya Ketua IPARI Sidrap, Syaharuddin melaporkan bahwa IPARI Sidrap berencana akan menggelar Maulid Moderasi Beragama yang melibatkan seluruh Penyuluh Agama se Kabupaten Sidrap.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasi Bimas Islam, H. Abd. Rahim, Penyelenggara Hindu, Sefarto, B serta puluhan penyuluh agama dari berbagai kecamatan di Sidrap. Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan penyampaian komitmen bersama untuk memperkuat peran penyuluh dalam menjaga kerukunan umat beragama, sekaligus mendukung visi Kemenag dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang prima.(Af/Ww)