Daerah

Kemenag Bersama FKUB Lutim Gandeng Generasi Muda Jadi Agen Kerukunan

Foto Kontributor
Hariana Anastasia

Kontributor

Jumat, 21 November 2025
...

Malili, (Kemenag Lutim)  – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemuda dan Pelajar Lintas Agama sebagai Agen Kerukunan Menuju Lutim Maju dan Sejahtera” yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Luwu Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur ini diikuti pemuda lintas agama, pelajar tingkat SLTA, serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Luwu Timur. FGD FKUB dilaksanakan dalam rangka memperkuat nilai toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Pemkab Luwu Timur yang mewakili Bupati Luwu Timur. Dalam laporan kegiatan, Ketua FKUB Luwu Timur menyampaikan bahwa FGD ini diharapkan menjadi ruang dialog positif untuk menumbuhkan pemahaman keberagaman, khususnya di kalangan generasi muda.

Pemateri dalam kegiatan ini meliputi Kepala Kemenag Lutim, Ketua FKUB Luwu Timur, Kasad Binmas Malili , serta perwakilan Kesbangpol.

Dalam penyampaiannya, Kepala Kemenag Luwu Timur, H. Muhammad Yunus, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen kerukunan di era modern. Ia menekankan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan memperkuat moderasi beragama.

"Pemuda adalah jembatan masa depan kerukunan. Di tangan generasi muda inilah harmoni antarumat beragama dapat semakin kokoh, serta menjadi fondasi bagi masyarakat yang rukun dan damai," ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen memperkuat moderasi beragama melalui kolaborasi bersama FKUB, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan.

Sementara itu, Ketua FKUB Luwu Timur, H. Ardias Barah menekankan bahwa sinergi antara FKUB dan Kemenag menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas kerukunan di Luwu Timur. Dan berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu wadah yang membentuk generasi muda yang toleran dan menjadi agen perubahan dimasa depan, dengan nilai persatuan dan persaudaraan.

Kegiatan FGD berjalan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta dan tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. 

FKUB berharap para pemuda peserta FGD dapat menjadi duta kerukunan di lingkungan masing-masing dan aktif menyebarkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan para pemateri, yang semakin memperkaya wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Luwu Timur.(Rn)


Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default