Daerah

KKG-MI Kabupaten Maros Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru

Foto Kontributor
Ulya Sunani

Kontributor

Selasa, 30 Desember 2025
...

Maros (Kemenag Maros) — Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI) Kabupaten Maros menggelar workshop bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru MI Melalui Pembelajaran Berbasis Ekoteologi, Kurikulum Berbasis Cinta, dan Digitalisasi Pembelajaran Madrasah Masa Kini”. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 27-31 Desember di Aula Tahfizul Qur’an Al Fayyad Maros.

Workshop tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, H. Muhammad Nur Halik, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Muhammad Yusuf Jufri, para pengawas madrasah, serta guru-guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Maros.

Ketua KKG-MI Kabupaten Maros yang juga Ketua Panitia kegiatan, Fauziah, menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh guru dari 27 madrasah ibtidaiyah. Narasumber kegiatan berasal dari Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) serta pengawas madrasah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada Kakankemenag Maros, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, para pengawas, serta seluruh pengurus dan peserta yang hadir,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Maros, H. Muhammad Yusuf Jufri, berharap kegiatan ini dapat dimaksimalkan oleh para peserta untuk meningkatkan kompetensi guru MI. Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Maros yang dinilainya telah menjadi contoh dalam penerapan digitalisasi pembelajaran.

“Saya bangga dengan MI di Kabupaten Maros karena sudah menjadi contoh digitalisasi. Ke depan, tentu kita akan menghadapi tantangan yang lebih besar sehingga pengembangan kompetensi guru harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, H. Muhammad Nur Halik, dalam sambutannya menekankan bahwa workshop ini menjadi sarana untuk melihat dan mengukur kualitas guru dalam proses pembelajaran.

“Workshop ini adalah tempat kita menguji kemampuan dan kelihaian guru dalam mengajar anak-anak kita. Kepala Kantor Kementerian Agama harus menjadi garda terdepan dan bertanggung jawab dalam peningkatan kompetensi para guru,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa arahan dan dukungan yang diberikan dalam workshop ini merupakan bentuk komitmen Kemenag Maros dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, khususnya di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.(Vicha)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default