Daerah

Langkah Sang Pemimpin, Mengalun Simfoni Cinta Dan Kerukunan Di Kemenag Luwu

Selasa, 30 Desember 2025
...

Belopa (Kemenag Luwu) – Sejak pagi, Aula Indoor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu menjadi titik temu kegembiraan, tempat ribuan langkah dan cerita menyatu dalam semangat kebersamaan, Selasa (30/12/2025). Ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gerak Jalan Sehat Cinta dan Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Luwu.

Kegiatan yang dimulai dari Lapangan Tennis Indoor Kankemenag Kabupaten Luwu dan berakhir (finish) di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Luwu ini terasa istimewa dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah. Turut hadir Bupati Luwu H. Patahuddin, S.Ag, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Luwu, para pejabat Kankemenag Luwu, serta Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Luwu Drs. H. Jufri, M.A. bersama Ketua DWP Kemenag Luwu.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti para kepala madrasah, pimpinan pondok pesantren, guru dan staf Kementerian Agama, serta para mitra perbankan seperti BSI, BRI, dan Hasa Mitra.

Tak sekadar ajang olahraga dan silaturahmi, jalan sehat ini juga menjadi momen haru. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan tugas Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Luwu, Drs. H. Jufri, M.A., yang akan mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama dan memasuki masa purnabakti pada 31 Desember 2025.

Dalam sambutannya, H. Jufri menyampaikan pamit dengan penuh ketulusan. Ia menegaskan bahwa seluruh tanggung jawabnya akan diselesaikan hingga hari terakhir masa tugasnya.

“Saya mohon izin pamit kepada kita semua. Namun tugas dan tanggung jawab akan saya selesaikan hingga 31 Desember 2025,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Luwu atas dukungan nyata yang selama ini diberikan kepada Kementerian Agama, termasuk sumbangan doorprize pada kegiatan tersebut.

Menurutnya, Bupati Luwu merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Luwu. “Bupati adalah alumni Kemenag, mulai dari RA, kemudian Penyuluh Agama Islam di KUA. Beliau adalah kebanggaan kita semua,” tuturnya.

H. Jufri menilai kehadiran dan keterlibatan langsung Bupati Luwu yang ikut berjalan bersama peserta tanpa sekat jabatan merupakan contoh pemimpin yang dekat dan dicintai rakyatnya.

Ia berharap kegiatan jalan sehat cinta dan kerukunan ini dapat semakin memperkuat ukhuwah, silaturahmi, serta semangat moderasi beragama di Kabupaten Luwu. “Kementerian Agama adalah rumah bagi seluruh umat beragama. Toleransi dan kerukunan harus terus kita rawat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Luwu H. Patahuddin dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas pertemuan yang penuh makna tersebut. Menurutnya, rezeki terbesar bukan semata materi, melainkan kesempatan untuk kembali bertemu dengan sahabat-sahabat lama yang telah lama berpisah.

“Rezeki terbesar hari ini adalah Allah mempertemukan kita kembali. Sahabat-sahabat lama, bahkan yang puluhan tahun tidak pernah bertemu, hari ini dipertemukan di tempat ini,” ungkapnya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Luwu, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Kabupaten Luwu atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kepada Drs. H. Jufri, M.A., Bupati menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih atas dedikasi serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Beliau adalah senior saya, kepala kantor saya dulu. Sampai hari ini, kalau beliau menelpon, saya masih merasa seperti staf,” tuturnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Bupati pun berharap agar H. Jufri tetap berada di Kabupaten Luwu meski telah memasuki masa purnabakti. “Jangan tinggalkan Luwu, Pa Aji. Kami masih sangat membutuhkan nasihat dan kebersamaan ta,” ucapnya penuh harap.

Acara semakin semarak dengan pembagian doorprize. Bupati Luwu secara langsung mencabut nomor undian dan menyerahkan hadiah uang tunai dari dana pribadinya kepada para peserta yang beruntung, masing-masing empat hadiah senilai Rp500.000 dan dua hadiah senilai Rp1.000.000.

Kegiatan jalan sehat ini pun menjadi simbol syukur, kebersamaan, dan cinta dalam keberagaman, sekaligus penanda perjalanan panjang 80 tahun Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Luwu. (Isl/Um). 

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default