Daerah

PAI Kecamatan Amali Bersama Majelis Ulama Amali Sampaikan Cara Menyikapi Bencana Dan Musibah.

Foto Kontributor
Humas Bone

Kontributor

Senin, 01 Desember 2025
...

Amali, (Kamenag Bone) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Amali bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Amali berkolaborasi menyampaikan materi keagamaan bertema “Bagaimana Menyikapi Musibah” kepada jamaah salat Magrib di Masjid Nurul Iman, Desa Wellulang, Kecamatan Amali. Senin,(1/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan keagamaan kepada masyarakat, mengingat musibah dapat terjadi kapan dan di mana saja. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui cara yang benar dalam menyikapi setiap musibah yang Allah takdirkan.

Ketua MUI Kecamatan Amali, KM.Murdani, dalam materinya menjelaskan bahwa musibah terbagi menjadi dua kategori. Pertama, musibah yang tampak, yaitu musibah fisik dan nyata seperti kebakaran, banjir, tanah longsor, serta berbagai bencana alam lainnya. Kedua, musibah yang tidak tampak, yang menurut beliau justru lebih berbahaya karena berkaitan dengan agama. Contohnya adalah cobaan berupa bertambahnya harta namun tidak diiringi peningkatan keimanan, serta perbuatan syirik yang dilakukan tanpa disadari. Musibah seperti ini dapat merusak akidah seorang hamba sehingga harus lebih diwaspadai.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Amali, Ahmad, menekankan bahwa dalam menghadapi musibah diperlukan kesabaran yang kuat. Kesabaran bukan hanya menerima ketetapan Allah, tetapi juga tetap teguh dalam iman, tidak putus asa, serta terus berharap ampunan dan pahala dari Allah Subhanahu Wata'ala. Menurutnya, musibah dapat menjadi sarana pembersih dosa dan pengangkat derajat bagi orang yang bersabar.

Pengajian ini berlangsung khidmat dan antusias. Jamaah Masjid Nurul Iman mengapresiasi sinergi antara MUI dan Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pemahaman yang menyejukkan serta membimbing masyarakat agar lebih siap secara spiritual dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon pertolongan dan perlindungan Allah S.w.t. (Sofyan/Ahdi)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default