Pendidik Di MIN 6 Bone Gali Potensi Belajar Melalui Kartu Soal Interaktif

Kontributor

Walimpong, (Humas Bone) - Dalam rangka memperdalam pemahaman materi Studi Keislaman (SKI), peserta didik kelas VI.A MIN 6 Bone turut serta dalam kegiatan pembelajaran yang digelar secara interaktif menggunakan kartu soal. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Hamdana, guru bidang studi yang bertujuan untuk merangsang keterlibatan peserta didik serta mengukur kemajuan belajar mereka, Kamis (7/3/2024).
Ruang kelas VI.A MIN 6 Bone menjadi arena interaktif bagi peserta didik yang semangat belajar dalam memahami materi SKI. Melalui metode pembelajaran yang mengedepankan penggunaan kartu soal interaktif, peserta didik dibimbing untuk memahami konsep-konsep yang kompleks dalam SKI.
Hamdana, selaku pengajar, menekankan pentingnya pemahaman konsep, pengembangan keterampilan analisis, dan pemecahan masalah, serta penggunaan beragam bentuk soal untuk memberikan variasi dan menguji pemahaman peserta didik.
Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman materi yang diajarkan. Dengan menggunakan metode kartu soal interaktif, peserta didik diajak untuk berpikir kritis dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukur kemajuan peserta didik serta membangun keterampilan kritis yang akan berguna dalam kehidupan mereka di masa depan.
"Dengan pendekatan yang interaktif dan menggunakan beragam bentuk soal, kami berharap peserta didik dapat memperdalam pemahaman mereka terhadap materi SKI serta memperoleh keterampilan analisis dan pemecahan masalah yang kuat," ujar Hamdana.
Kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan retensi dan pemahaman jangka panjang peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Dengan demikian, peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari serta mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Dengan semangat yang berkobar-kobar, peserta didik MIN 6 Bone khususnya kelas VI.A menunjukkan antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap bahwa melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif ini, mereka dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan keterampilan yang bermanfaat bagi perkembangan diri mereka ke depannya. (Widia/Ahdi)