Pengukuhan Pokja MT Ke-7 Tellu Siattinge: Wujud Sinergi Dakwah Bersama Pokja Majelis Taklim Kabupaten Bone
Kontributor
Tokaseng, Kemenag Bone - Kecamatan Tellu Siattinge kembali mencatat momen penting dalam penguatan peran majelis taklim dengan dilaksanakannya Pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim ke-7, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, kamis (16/10/2025) acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Kepala Seksi Bimas Islam, Kepala KUA Kecamatan Tellu Siattinge, Perwakilan dari Kecamatan, Kapolsek, Danramil, Serta Imam Kelurahan/Desa.
Kehadiran Pokja Majelis Taklim Kabupaten Bone yang dipimpin
oleh Hidayah bersama dengan pengurus menjadi bukti nyata dukungan terhadap
majelis taklim di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak pembinaan umat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan kekhusyukan, menandai
semangat baru dalam upaya pemberdayaan keagamaan masyarakat, khususnya bagi
kaum ibu.
Acara pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat suci
Al-Qur’an oleh Rosmiati Umar yang menambah nuansa religius dan sakral pada
kegiatan tersebut. Suara merdu lantunan ayat suci menjadi pembuka yang
menenangkan hati seluruh tamu undangan yang hadir.
Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Pokja
Majelis Taklim Kabupaten Bone, Sitti Rohani, yang menetapkan susunan kepengurusan
Pokja Majelis Taklim Kecamatan Tellu Siattinge periode terbaru. Dengan
penetapan ini, diharapkan pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan penuh
tanggung jawab dan keikhlasan.
Momen puncak acara adalah pengukuhan Pokja Majelis Taklim
Kecamatan Tellu Siattinge, yang dikukuhkan
langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, H. Abd.
Rafik, Pengukuhan tersebut disertai penandatanganan berita acara, yang turut
disaksikan oleh Ketua Pokja Kabupaten, Hidayah, dan Wakil Ketua Pokja Kabupaten,
Sitti Hajirah.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Bimas Islam Kabupaten Bone, Salahuddin,
menekankan pentingnya peran majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat yang
tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga penguatan karakter
dan akhlak masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh anggota majelis taklim
untuk terus berinovasi dalam metode dakwah agar tetap relevan di era modern.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Bone, H. Abd. Rafik,
dalam arahannya memberikan pesan mendalam tentang tiga cara Allah menguji
manusia. Pertama, ketika Allah memberikan apa yang kita inginkan maka yang
diuji adalah kesyukuran kita. Kedua, ketika Allah menunda apa yang kita
harapkan maka yang diuji adalah kesabaran. Dan ketiga, ketika Allah tidak mengabulkan
permintaan kita maka yang diuji juga
adalah kesabaran dan keikhlasan kita. Pesan tersebut menjadi renungan bagi
seluruh hadirin agar selalu bersyukur dan bersabar dalam menghadapi ujian
kehidupan.
Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat
Keterangan Terdaftar (SKT) oleh Ketua Pokja Majelis Taklim Kabupaten Bone
kepada Ketua Majelis Taklim wilayah Tellusiattinge sebagai tanda resmi
pengakuan dan dukungan terhadap lembaga tersebut. Momen ini disambut dengan
penuh haru dan rasa syukur oleh para pengurus baru yang siap melanjutkan estafet
dakwah dan pembinaan umat.
Sebagai penutup, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Abd. Rahman, yang memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah. Suasana syahdu menandai akhir acara yang penuh makna tersebut, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta bahwa majelis taklim adalah pilar penting dalam membangun keluarga sakinah, masyarakat religius, dan bangsa yang berakhlak mulia. (Anha/Ahdi)