Pemimpin Yang Menghangatkan: Arahan Humanis Plt. Kakankemenag Luwu Dalam Rakor
Kontributor
Belopa (Kemenag Luwu) – Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Luwu, H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Pd.I, menghadiri sekaligus
memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Luwu, yang
digelar pada Senin (5/1/2026) di Aula Kantor Kemenag Luwu.
Sebelum rapat koordinasi dimulai, H. Muhammad Subhan terlebih dahulu
bertindak sebagai pembina apel pagi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubag
Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Pengawas
Madrasah dan PAI, Kepala KUA, pimpinan Madrasah, serta seluruh staf Kemenag
Kabupaten Luwu.
Dengan gaya penyampaian yang humoris,
hangat, dan bersahabat, suasana rakor berlangsung penuh keakraban dan tawa.
Mengawali sambutannya, H. Subhan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur
kepada Allah SWT, minimal dengan mengungkapkannya melalui doa dan pengakuan
atas nikmat-Nya yang terus menyertai setiap langkah kehidupan dan pengabdian.
Dalam arahannya, H. Subhan turut
berbagi kisah perjalanan kariernya di Kementerian Agama. Lahir di Bone, ia menyelesaikan pendidikan strata
satu pada tahun 1998. Tiga bulan setelah menyandang gelar sarjana, ia
dinyatakan lulus sebagai CPNS pada tahun 1999 dan resmi menjadi PNS pada tahun
2000. Tak lama setelah mengikuti Prajabatan, ia langsung diamanahkan sebagai Kepala
KUA Kecamatan Tempe.
Dengan penuh rasa syukur, H. Subhan menceritakan proses pelantikannya
sekaligus kenaikan pangkat ke golongan III/b, sesuai ketentuan jabatan eselon
IV/a. Ia juga mengisahkan pengalamannya bertugas di tujuh KUA di Kabupaten Wajo,
dari wilayah utara, timur, barat, hingga selatan. Setelah itu, ia dipercaya
bertugas di Kantor Kemenag sebagai Penyelenggara Zakat dan Wakaf, hingga
akhirnya menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wajo dan juga
mengemban amanah sebagai Plt. Kakankemenag Kabupaten Luwu.
Lebih lanjut, H. Subhan menegaskan bahwa fokus utama Kementerian Agama
adalah pelayanan kepada masyarakat, tanpa membeda-bedakan siapa pun. Ia juga
mendorong agar pada tahun 2026, perempuan di lingkungan Kemenag Luwu tampil
lebih berkiprah dan percaya diri, tidak hanya sebagai objek, tetapi sebagai
subjek dan pelaku utama dalam berbagai kegiatan, termasuk tampil sebagai
pemimpin upacara. Pesan tersebut disampaikan dengan tegas namun tetap
diselingi candaan yang mencairkan suasana.
Di sela-sela sambutannya, H.
Subhan kembali mengingatkan pentingnya mengawali setiap aktivitas dengan
mengingat Allah SWT. Ia mengimbau seluruh ASN Kemenag Luwu untuk membiasakan shalat
dhuha berjamaah sebagai amalan sunnah yang dirutinkan. Menurutnya, sebelum
melapor kepada pimpinan, setiap ASN seharusnya terlebih dahulu “melapor” kepada
Tuhan, seraya meyakini bahwa doa yang dipanjatkan secara berjamaah membawa
keberkahan bagi semua.
Tak lupa, ia menekankan
pentingnya kejujuran dalam bertugas, baik jujur kepada diri sendiri maupun
kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa tidak ada satu pun tempat yang luput
dari pengawasan-Nya, sehingga setiap bentuk ketidakjujuran, sekecil apa pun,
akan berdampak pada keberkahan pekerjaan.
Menutup sambutannya, H. Muhammad
Subhan mengajak seluruh ASN Kemenag Luwu untuk berpartisipasi dan memeriahkan
peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi
Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone. Ia berharap HAB menjadi momentum
kebersamaan, kegembiraan, dan penyegaran setelah satu tahun penuh pengabdian. Isl/Um.