Daerah

Kakanwil Kemenag Sulsel Tegaskan Kesiapan 100 Persen Jelang Ujian Madrasah 2025/2026

Foto Kontributor
Abd. Rahman

Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026
...

Makassar (Humas Kemenag)– Dalam rangka persiapan penyelenggaraan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026 serta untuk menjamin tertib administrasi, mutu, dan keseragaman pelaksanaan ujian, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (23/2/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim, dan turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, yang sekaligus memberikan arahan. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Penmad H. Abd Rahman, para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Madrasah MI, MTs, dan MA Negeri maupun Swasta se-Sulawesi Selatan, serta operator madrasah dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan agar seluruh lembaga yang melaksanakan Ujian Madrasah memastikan kesiapan secara maksimal. “Pastikan semua lembaga yang melaksanakan ujian itu kesiapannya 100 persen, agar dalam pelaksanaan ujian tidak ada masalah. Pastikan 83.000 anak kita bisa mengikuti ujian dengan baik, tanpa celah dan tanpa kendala,” tegasnya.

Kakanwil juga berpesan agar seluruh jajaran bekerja dengan baik, ikhlas, dan tulus, dilandasi kesadaran serta berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Kakanwil mengingatkan pentingnya menjaga mental dan kesehatan siswa yang akan mengikuti ujian, serta tetap menjaga integritas kepala madrasah, para guru, dan seluruh peserta didik.

Sementara itu, Kabid Penmad dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 telah memasuki tahap persiapan teknis di seluruh madrasah. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam setiap tahapan, mulai dari penyusunan soal secara mandiri oleh masing-masing madrasah, proses validasi soal, validasi data penerima ijazah, hingga penyiapan sarana dan prasarana pendukung ujian.

“Kita jaga nama baik Sulawesi Selatan dengan hal-hal yang positif. Pelaksanaan Ujian Madrasah harus berjalan tertib, berkualitas, dan sesuai regulasi,” ujarnya.

Kabid Penmad juga berharap agar setiap madrasah menetapkan sistem pengawasan yang efektif, menentukan kriteria kelulusan secara objektif dan transparan, menyusun soal sesuai standar kompetensi, serta melaporkan hasil pelaksanaan ujian kepada Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Provinsi sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi. Seluruh tahapan pelaksanaan Ujian Madrasah harus selalu merujuk pada petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Penmad, H. Abd Rahman, menegaskan agar tidak ada pungutan dalam pelaksanaan Ujian Madrasah. Ia meminta seluruh satuan pendidikan madrasah membentuk panitia pelaksana di tingkat madrasah dan segera melakukan pendataan peserta ujian secara akurat dan menyeluruh.

Katim Kursis juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi berbasis data. “Jangan mengikutkan anak-anak mengikuti ujian apabila tidak terdata dalam aplikasi. Mohon para operator benar-benar memantau dan memastikan seluruh data peserta sudah valid dan lengkap,” tegasnya.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Para peserta dari berbagai kabupaten/kota menyampaikan pertanyaan, masukan, serta berbagi pengalaman terkait teknis penyusunan soal, mekanisme pengawasan, hingga prosedur pelaporan hasil ujian. Diskusi tersebut menjadi forum penguatan koordinasi dan penyamaan persepsi guna memastikan pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 di Sulawesi Selatan berjalan lancar, tertib, dan berkualitas.

Dengan adanya arahan dan diskusi konstruktif ini, diharapkan seluruh madrasah di Sulawesi Selatan semakin siap melaksanakan Ujian Madrasah secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab. (AR)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default