Siswa MAN Sidenreng Rappang Raih Penghargaan IMI Awards Sulsel 2025, Bukti Madrasah Cetak Atlet Berprestasi
Kontributor
Makassar, (Kemenag Sidrap) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Sidenreng Rappang. Raihan Fachrie, siswa MAN Sidenreng Rappang di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, berhasil meraih penghargaan pada ajang IMI Awards Sulsel 2025 sebagai pembalap muda berprestasi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada atlet otomotif yang menunjukkan dedikasi, konsistensi, dan capaian gemilang dalam berbagai kejuaraan sepanjang tahun. Raihan dinilai tampil kompetitif dan mampu bersaing dengan para pembalap lainnya di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Senin, (23/2/2026)
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Di balik podium dan trofi, terdapat proses panjang yang dijalani Raihan dengan penuh disiplin. Ia rutin menjalani latihan fisik untuk menjaga stamina dan refleks, latihan teknik di lintasan untuk meningkatkan kecepatan dan kestabilan, serta evaluasi performa setiap usai mengikuti perlombaan. Waktu luang sepulang sekolah kerap dimanfaatkannya untuk berlatih, sementara akhir pekan diisi dengan sesi uji coba dan simulasi balap.
Meski aktif di dunia otomotif, Raihan tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Ia berupaya membagi waktu antara belajar dan latihan secara seimbang. Baginya, kedisiplinan di kelas dan fokus di lintasan merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam membentuk karakter.
Dalam testimoninya, Raihan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari proses panjang dan latihan yang konsisten. Saya belajar untuk tetap disiplin, baik di sekolah maupun saat latihan. Saya bangga bisa membawa nama MAN Sidenreng Rappang. Semoga prestasi ini menjadi awal untuk meraih capaian yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.
Pihak madrasah turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Raihan menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga berdaya saing di bidang non-akademik. Lingkungan pendidikan yang mendukung serta pembinaan karakter menjadi fondasi penting dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus menggali minat dan bakat masing-masing dengan sungguh-sungguh. Raihan Fachrie kini menjadi representasi generasi madrasah yang tangguh, disiplin, dan siap mengharumkan nama sekolah, daerah, serta Provinsi Sulawesi Selatan di berbagai ajang bergengsi.(N)