Dari Madrasah Untuk Bumi: Semangat Ekoteologi Menggema Di MAN Sidenreng Rappang
Kontributor
Pangkajene, (Kemenag Sidrap) — Suasana pagi di MAN Sidenreng Rappang tampak berbeda dan penuh semangat. Para guru dan siswa bahu-membahu melaksanakan kegiatan bersih lingkungan sebagai wujud nyata implementasi program Ekoteologi yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Selasa, (24/2/2026).
Dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing, seluruh warga madrasah terlibat aktif membersihkan halaman, ruang kelas, taman, hingga area sekitar pagar sekolah. Kegiatan ini tidak sekadar rutinitas kerja bakti, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai amanah dari Allah SWT.
Kolaborasi antara guru dan siswa terlihat harmonis. Para guru tidak hanya memberikan arahan, tetapi turut terjun langsung ke lapangan, menyapu, merapikan taman, serta memberikan motivasi kepada siswa. Kebersamaan ini menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat sekaligus mempererat hubungan di lingkungan madrasah.
Kegiatan bersih lingkungan ini menjadi sarana pembelajaran karakter. Siswa terlihat antusias memungut sampah, merapikan tanaman, dan menata kembali fasilitas yang ada. Melalui aksi sederhana tersebut, tertanam nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Program Ekoteologi yang digaungkan Kementerian Agama mendorong satuan pendidikan madrasah untuk tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis. Lingkungan yang bersih dan asri diyakini mampu meningkatkan kenyamanan serta konsentrasi dalam proses belajar mengajar.
Melalui kegiatan ini, MAN Sidenreng Rappang menegaskan komitmennya dalam membangun budaya positif yang berkelanjutan. Semangat gotong royong yang tercermin dari kolaborasi guru dan siswa menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban, melainkan bagian dari praktik keimanan.
Dengan kebersamaan, lingkungan madrasah yang sehat dan nyaman bukan sekadar harapan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata. Semangat ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi identitas MAN Sidenreng Rappang dalam mendukung gerakan Ekoteologi di lingkungan Kementerian Agama.(N)