Daerah

PKB Madrasah Digelar Di Parepare, Kakanwil Kemenag Sulsel Dorong Implementasi Kurikulum Cinta

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Jumat, 02 Januari 2026
...

Parepare, (Kemenag Parepare) - Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang diselenggarakan oleh dua kelompok kerja madrasah, yakni Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA), resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafied, secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (30/12/2025).

Kedua kelompok kerja tersebut menerima bantuan dana pemberdayaan dari Kementerian Agama sebagai bentuk dukungan peningkatan mutu dan profesionalisme guru serta kepala madrasah. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Perpustakaan IAIN Parepare Lantai 5 dan diikuti puluhan guru madrasah tingkat tsanawiyah se-Kota Parepare serta puluhan kepala madrasah dari Kota Parepare, Kabupaten Pangkep, dan Kabupaten Barru yang tergabung dalam KKMA.

Acara diawali dengan penyematan tanda peserta, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim. Dalam sambutannya, ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru madrasah.

“Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya sehingga melahirkan output yang nyata. Ini juga merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Agama dalam mendukung Asta Protas,” ujarnya.

Sementara itu, H. Ali Yafied dalam sambutannya menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta di lingkungan madrasah.

“Kurikulum Cinta memberikan warna tersendiri melalui keteladanan, budaya bersih, dan kepedulian. Semua itu harus disponsori oleh pemimpin. Kami mendukung seluruh warga Kementerian Agama, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk terus berkarya, menjaga kekompakan, kebersamaan, dan saling mengasihi demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Pada sesi terakhir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, menyampaikan materi inspiratif dengan gaya santai dan lugas. Ia membahas pengembangan kompetensi manajerial bagi kepala madrasah serta penguatan kompetensi kepribadian dan sosial bagi guru madrasah.

Ia mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan peran mereka sebagai teladan bagi peserta didik, pentingnya komunikasi efektif, serta membangun lingkungan madrasah yang kondusif dan inklusif.

“Kita semua adalah pejuang pendidikan melalui madrasah masing-masing dengan satu tujuan, yaitu melahirkan peserta didik yang berkarakter dan berilmu. Itu hanya bisa terwujud jika kita bekerja sama,” tegasnya.

Di sisi lain, Siti Amirah Rasyid, selaku Ketua MGMP MTs Kota Parepare, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

“Kami memastikan bahwa bantuan dana ini akan digunakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku,” ujarnya.

Semangat dan antusiasme peserta hingga akhir kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan PKB sangat dibutuhkan sebagai sarana peningkatan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan guru serta kepala madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.(Rs/Wn)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default