Sambut Ramadan, Bulan Berkah Dan Musim Kebaikan
Kontributor
oleh :
(Mutaillah Guru MAN 2 Kota Makassar)
Rasulullah menyambut Ramadan dengan doa dan menyampaikan kabar gembira kepada para sahabatnya. Diantara doa yang beliau baca ketika melihat hilal atau mengetahui tanda awal Ramadan, yaitu:
اللهم أهله علينا باليمن والإيمان والسلامة والإسلام ربي وربك الله
Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmân was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh
Artinya:
Ya Allah jadikanlah hilal (bulan) ini bagi kami dengan membawa keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.
Sementara kabar gembira yang beliau sampaikan adalah
قال رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم يبشر أصحابه: قدْ جاءَكمْ شهرُ رمضانَ، شهرٌ مباركٌ افترضَ اللهُ عليكُمْ صيامَهُ، يفتحُ فيهِ أبوابُ الجنةِ، ويغلقُ فيهِ أبوابُ الجحيمِ، وتغلُّ فيهِ الشياطينُ، فيهِ ليلةٌ خيرٌ مِنْ ألفِ شهرٍ، مَنْ حُرِمَ خيرَها فقدْ حرِمَ
Artinya:
Rasulullah saw. bersabda: "Bulan Ramadan telah tiba, bulan yang diberkati, Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa di dalamnya, di dalamnya pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang kehilangan kebaikannya, maka ia telah kehilangan."
Beliau senantiasa memberikan kabar gembira kepada para sahabat setiap kali hilal Ramadan muncul, menanamkan kesadaran bahwa kita sedang memasuki bulan yang penuh berkah (Mubarak). Ramadan bukanlah bulan menahan lapar, melainkan musim kebaikan besar di mana setiap detik di dalamnya memiliki nilai bagi seorang mukmin. Kegembiraan dalam menyambutnya menjadi pintu gerbang menyiapkan hati kita untuk melaksanakan ibadah dengan penuh cinta dan kesyukuran.
Ramadan: Berkah dan Ibadah
Ramadan adalah manifestasi kasih sayang Allah yang tak terhingga. Di bulan ini, Allah membuka keran kemurahan-Nya secara luar biasa, amal-amal saleh yang mungkin terasa ringan atau sedikit, justru membuahkan pahala yang melimpah ruah di sisi-Nya.
Makna keberkahan Ramadan mencakup makna secara fisik dan maknawi, yakni bertambahnya kebaikan dalam segala aspek kehidupan bagi mereka yang menjalaninya.
Puasa Ramadan merupakan ibadah yang ditetapkan kewajibannya langsung oleh Allah Swt. melalui QS. Al-Baqarah/2: 183. Ketetapan ini adalah bentuk kasih sayang agar manusia memiliki sarana untuk meraih ketakwaan.
Terbukanya Pintu Rahmat
Selama Ramadan, terdapat penghormatan dan jamuan istimewa dari Allah bagi mereka yang berpuasa. Pintu-pintu surga dibuka sementara pintu-pintu neraka ditutup. Hal ini secara nyata menandakan bahwa jalan menuju kebaikan menjadi sangat mudah untuk ditempuh, sementara jalan menuju kemaksiatan dipersempit bagi mereka yang bersungguh-sungguh.
Untuk menyempurnakan situasi Ramadan ini, setan-setan dibelenggu agar hamba bebas dari gangguan waswas yang merusak kualitas ibadah dan bisikan jahat yang dapat menjadikan malas beribadah.
Optimalisasi Musim Kebaikan
Ramadan adalah fasilitas VVIP dari Allah agar hamba-Nya mendapatkan pengampunan dosa, pahala yang berlipat ganda, meraih rida dan Surga serta terhindar dari murka dan Neraka. Kita semua diberikan peluang yang sama untuk meraih fasilitas itu.
Sangatlah rugi jika kesempatan berharga ini hanya dilewati begitu saja tanpa ibadah yang berkualitas.