Daerah

Tegaskan Harmoni Agama Dan Negara, Kakan Kemenag Bantaeng Buka HAB Ke-80

Foto Kontributor
Humas Bantaeng

Kontributor

Senin, 15 Desember 2025
...

Bantaeng (Kemenag Bantaeng) – Rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tingkat Kabupaten Bantaeng resmi dimulai. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., MA, pada Minggu, 14 Desember 2025 di Lapangan Dampang, Kecamatan Gantarangkeke.

Di hadapan para siswa madrasah, guru, operator madrasah, jajaran pimpinan Kemenag Bantaeng, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua Panitia HAB ke-80 Kemenag Bantaeng Salahuddin, M.Pd, Koordinator Kemah Moderasi Beragama Dr. Salam, S.Ag., S.Pd., M.Pd., ASN lingkup Kemenag Bantaeng, serta tamu undangan lainnya, H. Misbah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pembukaan HAB ke-80 yang dirangkaikan dengan penutupan Kemah Moderasi Beragama.

Ia secara khusus mengapresiasi Camat Gantarangkeke atas dukungan dan kesediaannya memfasilitasi Lapangan Dampang sebagai lokasi pembukaan HAB ke-80 sekaligus pelaksanaan Kemah Moderasi Beragama.

Dalam sambutannya, H. Misbah menekankan bahwa momentum Hari Amal Bakti bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ajang refleksi dan kesiapan seluruh ASN Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Hari ini kita membuka rangkaian Hari Amal Bakti ke-80 Tingkat Kemenag Bantaeng. Ada banyak kegiatan yang akan kita laksanakan, di antaranya bidang olahraga dan seni. Karena itu, kita perlu mempersiapkan diri sebagaimana yang dilakukan oleh seluruh Kemenag kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Misbah menegaskan peran strategis Kementerian Agama sebagai institusi yang menaungi seluruh agama di Indonesia. Menurutnya, tingginya indeks kerukunan umat beragama di Kabupaten Bantaeng merupakan bukti pemahaman masyarakat terhadap esensi moderasi beragama.

“Kementerian Agama adalah kementerian yang menaungi seluruh agama. Kita bersyukur di Kabupaten Bantaeng indeks kerukunan umat beragama masih tinggi, karena kita sudah memahami esensi moderasi beragama itu sendiri,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pesan Menteri Agama RI bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, ASN Kementerian Agama harus senantiasa menjaga keseimbangan antara nilai agama dan komitmen kebangsaan.

“Agama dapat tegak ketika negara dalam keadaan merdeka, dan negara akan kokoh jika dibungkus dengan nilai-nilai agama. Karena itu, setiap persoalan di tingkat bawah harus diupayakan penyelesaiannya secara maksimal agar tidak berdampak ke tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Misbah secara resmi menutup Kemah Moderasi Beragama yang telah dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 13–14 Desember 2025 di Lapangan Dampang.

“Alhamdulillah, selama dua hari Kemah Moderasi Beragama berjalan dengan lancar dan sukses. Ini berkat pertolongan Allah SWT, doa, serta kolaborasi seluruh pihak, mulai dari jajaran pimpinan Kemenag, panitia HAB, hingga seluruh peserta,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang mengakui enam agama dan pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi serta memfasilitasi seluruh pemeluk agama secara adil.

Dalam sambutannya, H. Misbah juga menyinggung pernyataan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, terkait fasilitasi Natal Bersama bagi umat Kristiani yang sempat menjadi perhatian publik.

Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan Natal Bersama adalah penyatuan pelaksanaan perayaan Natal bagi umat Kristiani agar dilaksanakan satu kali secara bersama-sama.

“Bapak Menteri Agama telah menjelaskan bahwa Natal Bersama itu ditujukan untuk komponen umat Nasrani, agar pelaksanaannya bisa dilakukan secara bersama,” jelasnya.

Melalui rangkaian HAB ke-80 dan Kemah Moderasi Beragama ini, Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat harmoni, toleransi, dan pelayanan keagamaan yang inklusif di tengah masyarakat. (MSD)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default