Wujudkan Umat Kerukunan Beragama, Kemenag Pangkep Berbagi Kasih Di Gereja Elim Bara Batu Labakkang
Kontributor
Pangkep – (Kemenag Pangkep) – Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menyalurkan tali kasih kepada jemaat kurang mampu di Gereja Elim Barabatu, Kecamatan Labakkang, dalam rangka menyambut Perayaan Hari Natal Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai-nilai Kerukunan Umat Beragama, Rabu (24/12/2025).
Sebanyak 10 Jemaat Gereja Elim Bara Batu menerima bantuan tali kasih yang diserahkan langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Pangkep, bersama tim Kemenag Pangkep. Kehadiran langsung di lokasi tersebut menjadi bentuk nyata perhatian dan pelayanan Kementerian Agama kepada seluruh umat beragama.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama, serta Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama. Penyaluran tali kasih ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kemenag Pangkep dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Natal Tahun 2025.
Dalam keterangannya, Ibu Kasubag Kemenag Pangkep, Hasliyawatih, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen Kemenag dalam merawat kerukunan dan persaudaraan lintas iman.
“Kegiatan penyaluran tali kasih ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Kementerian Agama kepada seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang. Kami ingin hadir langsung di tengah jemaat sebagai wujud nyata penguatan Kerukunan Umat Beragama, terlebih dalam menyambut perayaan Natal Tahun 2025. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mempererat tali persaudaraan serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Pangkep,” ujarnya.
Pihak Gereja Elim Bara Baru menyambut baik dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Pangkep. Mereka menilai kegiatan ini sebagai simbol nyata kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Pangkep kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis, sejalan dengan semangat Moderasi Beragama serta nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rdtl)