Kakan Kemenag Sidrap Sebut 4 Aspek KBC Berkorelasi Dengan Penguatan Moderasi Beragama
Kontributor
Salomallori (Kemenag Sidrap) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidenreng Rappang menghadiri sekaligus memberikan materi dalam kegiatan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta yang dilaksanakan di MTsN 3 Sidrap, Kamis (12/2/2026)
Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya penguatan implementasi kurikulum yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan pembentukan karakter peserta didik.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Kemenag Sidrap menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, moderasi beragama, serta pembelajaran yang ramah anak.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter, akhlak, dan kepedulian sosial.
“Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan kita untuk menghadirkan pembelajaran yang penuh ketulusan, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan madrasah. Guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam sikap dan perilaku,” ujarnya di hadapan peserta workshop.
Untuk itu disimpulkan ada empat aspek yang ditekankan dalam KBC ini yakni Cinta Kepada Allah SWT yakni Memperkuat hubungan spiritual dan kecintaan pada Sang Pencipta sejak dini, kemudian Cinta Kepada Manusia, Menanamkan empati, toleransi, dan kepedulian sosial, serta menghargai keberagaman, ketiga Cinta kepada lingkungan artinya Menumbuhkan kesadaran ekologis untuk menjaga dan melestarikan bumi, terakhir cinta kepada tanah air, Memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan pada budaya bangsa.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan inklusif, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal baik secara akademik maupun emosional.
Dalam konteks madrasah, nilai-nilai cinta diwujudkan melalui integrasi ajaran agama dalam praktik keseharian, penguatan pendidikan karakter, serta komunikasi yang humanis antara guru dan siswa.
Kepala MTsN 3 Sidrap dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan materi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Sidrap. Ia berharap workshop ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata di ruang-ruang kelas.
Workshop berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas strategi pembelajaran, penguatan budaya madrasah, serta praktik baik dalam membangun ekosistem pendidikan yang berlandaskan nilai kasih sayang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru MTsN 3 Sidrap semakin siap mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran, sehingga madrasah mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat.