Daerah

6.351 Guru Ikuti Pengukuhan PPG Daljab Batch 3 Tahun 2026, Dua Dari MAN 1 Parepare

Foto Kontributor
Nurwina Busrah

Kontributor

Jumat, 13 Februari 2026
...

Makassar, (Kemenag Parepare) - Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyelenggarakan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 3 Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 6.351 guru dari 9 provinsi dan berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom, mengingat luasnya sebaran peserta. Acara ini turut dihadiri sejumlah Pejabat Administrator Kementerian Agama dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, pimpinan UIN Alauddin Makassar, dan perwakilan Dinas Pendidikan. Pelaksanaan luring dipusatkan di Hotel Claro Makassar pada Rabu, 11 Februari 2026.

Para peserta berasal dari Kalimantan Utara, Riau, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara, yang mewakili puluhan kabupaten/kota di wilayah masing-masing. Setelah menempuh 45 hari pembelajaran intensif, para guru resmi dikukuhkan sebagai guru profesional dengan rincian: Akidah Akhlak 96 orang, Al-Qur’an Hadis 95 orang, Fikih 101 orang, Sejarah Kebudayaan Islam 100 orang, Guru Kelas MI 294 orang, Guru Kelas RA 298 orang, serta Pendidikan Agama Islam (PAI) 5.269 orang. Total keseluruhan mencapai 6.351 peserta.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, dalam sambutannya menegaskan bahwa status guru profesional bukan sekadar capaian administratif, melainkan identitas yang harus tercermin dalam sikap dan praktik keseharian seorang pendidik.

“Guru profesional, tercermin dari penguasaan pengetahuan, integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi,”unkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menekankan bahwa pengukuhan ini justru menjadi titik awal penguatan tanggung jawab guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Profesionalitas guru tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diukur dari kesesuaian kompetensi dengan mata pelajaran yang diajarkan, kedisiplinan dalam menjalankan tugas, serta kinerja pembelajaran yang terencana dan terukur,”ujarnya.

Program PPG, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memastikan kualitas guru yang merata di seluruh daerah sekaligus memperkuat layanan pendidikan yang berkeadilan.

Dari Kota Parepare, dua guru MAN 1 Kota Parepare yakni A. Akbar Wahid dan Mustika turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai mahasiswa PPG yang diyudisium dan dikukuhkan secara langsung di Hotel Claro Makassar. Keikutsertaan keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, secara tidak langsung menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Keberhasilan mengikuti dan menyelesaikan PPG merupakan wujud komitmen guru dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan pembelajaran di madrasah. Guru yang telah dikukuhkan sebagai profesional diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu akademik, penguatan karakter peserta didik, serta adaptif terhadap transformasi pendidikan yang terus berkembang,”ungkapnya berharap.

Dengan pengukuhan ini, para guru diharapkan semakin berdaya saing, adaptif terhadap dinamika zaman, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.(Akbar/Wn)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default