Daerah

Bantu Tangani Permasalahan Siswa, MTsN Bantaeng Gelar Home Visit

Foto Kontributor
Humas Bantaeng

Kontributor

Selasa, 10 Februari 2026
...

Bantaeng (Kemenag Bantaeng) — MTsN Bantaeng melaksanakan kegiatan home visit (kunjungan rumah) sebagai bentuk layanan komunikasi efektif antara madrasah dan orang tua/wali murid. Kegiatan ini melibatkan Humas, guru Bimbingan Konseling (BK), serta wali kelas, Selasa, 10 Februari 2026.

Home visit bertujuan untuk memperoleh data dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi lingkungan keluarga, latar belakang sosial, serta permasalahan siswa, sehingga dapat ditemukan solusi bersama antara pihak madrasah dan orang tua.

Pelaksanaan kunjungan rumah ini memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang dari Humas, guru BK, dan wali kelas, serta membutuhkan kerja sama yang baik dari orang tua dan persetujuan Kepala Madrasah.

Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN Bantaeng, Ahmad Al Husyaeri, menjelaskan pentingnya pelaksanaan home visit. Menurutnya, pemecahan masalah siswa hanya dapat dilakukan secara efektif apabila terdapat komunikasi langsung dengan orang tua, terutama jika permasalahan diperkirakan bersumber dari lingkungan keluarga.

“Home visit perlu dilakukan dalam rangka membantu menangani masalah siswa, meskipun tidak berlaku untuk seluruh siswa. Hanya siswa tertentu yang menurut perkiraan guru pembimbing perlu dilakukan kunjungan rumah, mengingat pemecahan masalah hanya dapat diselesaikan bila ada kontak dengan orang tua atau diperkirakan masalahnya bersumber dari lingkungan keluarga,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga merupakan salah satu sumber data yang paling dapat dipercaya terkait kondisi dan perkembangan siswa.

Penerapan home visit ini menjadi langkah tindak lanjut dari pembinaan dan pengawasan madrasah untuk melihat kondisi peserta didik di lingkungan keluarganya. Keberhasilan anak didik, menurutnya, berawal dari kondisi dan pola didikan di rumah.

Melalui home visit, tenaga pendidik dan pihak madrasah dapat mengetahui secara langsung kendala maupun perilaku siswa di lingkungan rumah. Hal ini penting karena permasalahan belajar di madrasah sering kali dipengaruhi oleh kondisi yang terjadi di rumah.

Madrasah memiliki kewajiban untuk mengetahui berbagai permasalahan atau kendala yang dialami peserta didik, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Oleh karena itu, home visit menjadi langkah yang tepat dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah siswa.

Dengan adanya home visit, guru dapat berinteraksi langsung dengan wali murid sehingga memperoleh gambaran profil siswa secara faktual. Hal ini mempermudah tenaga pendidik dalam memahami karakter siswa serta menentukan langkah penanganan yang tepat, baik terkait kesulitan belajar maupun permasalahan perilaku di madrasah.

(Humas MTsN Bantaeng)

Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default