Provinsi

FGD Moderasi Beragama: Dari Penyuluh Untuk Indonesia Harmoni

Foto Kontributor
Ajeng

Kontributor

Senin, 15 September 2025
...

Makassar, Kemenag Sulsel – Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Moderasi Beragama: Dari Penyuluh untuk Indonesia Harmoni di Provinsi Sulawesi Selatan (10-11 September 2025). Kegiatan ini menghadirkan 75 peserta, termasuk empat orang Penyuluh Agama Buddha Non PNS dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Diskusi yang berlangsung selama delapan jam ini menekankan pentingnya peran penyuluh lintas agama sebagai ujung tombak moderasi beragama di tengah masyarakat.

 

Empat narasumber dihadirkan untuk memperkuat pemahaman para peserta. Dr. Ismail Cawidu, M.Si., Staf Khusus Menteri Agama, menyampaikan bahwa penyuluh memiliki posisi strategis dalam membumikan moderasi beragama karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

 

Prof. Dr. H. A. Marjuni, M.Pd., Dekan Fakultas Tarbiyah & Keguruan UIN Alauddin Makassar, menambahkan bahwa pendidikan dan penyuluhan menjadi pilar utama dalam merajut kerukunan antarumat beragama.

 

Pastur Albert Arina dari Keuskupan Agung Makassar menegaskan bahwa nilai toleransi dan kasih harus ditanamkan melalui pendekatan humanis dalam setiap aktivitas penyuluhan.

 

Sementara itu, Dr. H. Saprillah, M.Si., dari Gusdurian Sulawesi Selatan, menekankan pentingnya peran penyuluh sebagai agen perubahan sosial yang membawa pesan harmoni di tengah keberagaman.

 

Antusiasme peserta terlihat hingga akhir kegiatan. Mereka menilai forum seperti ini sangat bermanfaat dalam memperkuat wawasan dan meneguhkan komitmen untuk terus menjaga harmoni di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

 

“Penyuluh lintas agama adalah aktor kerukunan. Dari mereka, pesan harmoni dan moderasi beragama bisa mengalir ke masyarakat luas demi Indonesia yang lebih damai,” demikian pesan yang disampaikan dalam penutupan acara.


Editor: Andi Baly

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default