Guru Agama Hindu Sidrap Ikuti Pembinaan Dan Terima Penguatan Program Prioritas Kemenag
Kontributor
Pangkajene (Kemenag Sidrap) – Guru Agama Hindu se-Kabupaten Sidenreng Rappang mengikuti kegiatan pembinaan yang dirangkaikan dengan penguatan program prioritas Kementerian Agama RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, Rabu (11/02/2026).
Pembinaan ini diinisiasi oleh Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kinerja guru di awal tahun 2026. Sebanyak 28 guru hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 18 Guru Penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan 10 Guru Tidak Tetap (GTT) yang tersebar pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, B., dalam arahannya memaparkan kondisi dan persebaran guru Agama Hindu di Kabupaten Sidrap. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pembina karakter peserta didik.
“Guru Agama memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter,” ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag Sidrap yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Mustari, turut memberikan penguatan kepada para guru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa karakter harus menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan.
“Kita sebagai guru harus mengutamakan karakter daripada sekadar ilmu itu sendiri. Ilmu tanpa karakter akan kehilangan arah,” tegas Mustari.
Selain itu, ia juga menyampaikan program prioritas Menteri Agama RI, di antaranya penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi. Kedua program tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sehingga nilai toleransi, keseimbangan, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini kepada peserta didik.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru Tidak Tetap Tahun 2026 secara simbolis oleh Kasubag Tata Usaha Kemenag Sidrap yang didampingi oleh Penyelenggara Hindu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru Agama Hindu di Kabupaten Sidrap semakin profesional, adaptif terhadap kebijakan nasional, serta mampu menghadirkan pendidikan agama yang menyejukkan dan relevan dengan tantangan zaman. (ww)