Kemenag Palopo Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Evaluasi Program 2025 Dan Persiapan HAB Ke-80
Kontributor
Palopo,(Humas Palopo) - Kementerian Agama Kota Palopo gelar
rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula PLHUT Kemenag Kota Palopo, pada
Rabu, 24 Desember 2025.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Palopo Drs. H. Jufri, MA yang didampingi oleh
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP). Turut hadir Kasubbag Tata Usaha H .Mikail ,Plh
Kepala Seksi Bimas Islam, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, para
Kepala KUA, Kepala Madrasah, Panitia Hari Amal Bakti (HAB) tingkat Kota Palopo,
serta ASN lingkup Kemenag Kota Palopo.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Palopo
menekankan pentingnya penyelesaian seluruh program kerja dan laporan tahun
2025, termasuk pelaporan Asta Aksi Kementerian Agama Kota Palopo, agar dapat
dituntaskan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor juga menyampaikan
ucapan Selamat Natal kepada seluruh pegawai Kemenag Kota Palopo yang merayakan,
sebagai wujud toleransi dan kerukunan antarumat beragama di lingkungan
Kementerian Agama.
Rapat Koordinasi juga membahas sejumlah agenda strategis
lainnya, di antaranya persiapan Masjid Ramah Pemudik dalam rangka menghadapi
arus libur akhir tahun, serta kepedulian terhadap bencana alam di Sumatera
melalui dukungan dan solidaritas Kementerian Agama.
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan
persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama baik di tingkat Kota Palopo
maupun tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dipusatkan di Kabupaten Bone
pada 7–10 Januari 2026.
Kepala Kantor menghimbau seluruh ASN dan PPPK beserta
keluarga lingkup Kemenag Kota Palopo untuk hadir dan turut meramaikan pembukaan
HAB serta kegiatan Jalan Santai Kerukunan tingkat provinsi di Kabupaten Bone.
Kepala Kantor juga mengingatkan kepada seluruh peserta jalan
santai agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah
sembarangan, sejalan dengan konsep Ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama
Republik Indonesia.(Hsm/rdp)