MAN 2 Soppeng Rilis Buku Praktikum Sains : Sejarah Baru Madrasah Dalam Dua Dekade
Kontributor
Marioriawa (Kemenag Soppeng) – MAN 2 Soppeng kembali menorehkan sejarah baru dengan resmi meluncurkan Buku Panduan Praktikum Sains Laboratorium IPA dihari Sumpah Pemuda ke 97. Buku setebal 45 halaman ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pembelajaran berbasis eksperimen di madrasah.
Peluncuran dan sosialisasi teknis yang berlangsung di Room Rapat VIP MAN 2 Soppeng ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, para wakil kepala madrasah, kepala laboratorium IPA, serta enam guru sains dari bidang Fisika, Kimia, dan Biologi. Buku perdana diserahkan secara simbolis oleh penyusun buku, Muh.Hasbi, S.Pd kepada Kepala MAN 2 Soppeng.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Basrah, S.Pd menyampaikan apresiasi tinggi atas lahirnya karya inovatif ini.
“Buku ini akan menjadi rujukan bagi guru sains dalam pelaksanaan praktikum yang lebih terarah dan terukur. Harapan kami, karya ini dapat menjadi pilot project bagi madrasah lain di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.
Sementara itu, Wakamad Kurikulum, Baliana, S.Ag menambahkan bahwa panduan ini diharapkan mampu mendorong kegiatan praktikum yang lebih masif lagi, karena saat ini kurikulum mesti relevan dengan pembelajaran nyata, menjawab kebutuhan peserta didik terhadap pengalaman langsung dalam memahami konsep sains.
Wakamad Humas, Firmansah, M.Pd.I turut memberikan apresiasi terhadap kualitas tampilan buku yang dinilai sangat profesional.
“Hasil cetakannya standar premium, ini hebat! Buku ini bukan hanya panduan, tetapi juga representasi kualitas dan keseriusan MAN 2 Soppeng dalam mengembangkan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Buku ini merupakan hasil kerja CPNS 2025 yang baru bertugas satu semester di MAN 2 Soppeng, namun telah menunjukkan dedikasi tinggi dan semangat besar untuk memajukan madrasah. Atas inisiatif tersebut, Kepala Madrasah memberikan apresiasi khusus, menyebut karya ini sebagai bentuk nyata loyalitas dan kontribusi guru muda dalam menghidupkan semangat sains di madrasah.
“Dedikasi seperti ini patut dicontoh. Dengan pedoman ini, saya yakin akan lahir generasi sains muda madrasah yang lebih unggul dan berdaya saing,” tutup Kepala Madrasah dengan penuh optimisme.
Peluncuran buku panduan praktikum ini menjadi langkah awal menuju madrasah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan literasi sains peserta didik. (Red)