Menag Terima Wakaf Lahan Untuk Pembangunan Sarana Pendidikan Keagamaan Di Bone
Kontributor
Barebbo Bone (Kemenag Sulsel) -- Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menerima penyerahan aset wakaf berupa lahan seluas 2,19 hektare dari keluarga besar H. Abustam di Desa Kampuno, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Penyerahan Wakaf ini juga turut disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulsel H. Ali Yafid dan Plt. Kakankemenag Bone serta Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat.
Menag memberikan
apresiasi tinggi atas inisiatif ini dan menegaskan bahwa pemanfaatan tanah
wakaf untuk sektor pendidikan merupakan langkah strategis bagi masa depan umat.
Menag menyatakan bahwa
lahan ini akan menjadi titik awal pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan
yang diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. Menag
menekankan bahwa membangun institusi pendidikan dari akar rumput sangat penting
untuk menciptakan kemaslahatan yang berkelanjutan.
"Tuhan Maha
Menyaksikan, mudah-mudahan niat luhur kita akan berdiri sesuatu yang diharapkan
oleh warga masyarakat setempat ini. Kita sangat merindukan hadirnya masjid
tempat semua jamaah. Jadi bukan hanya digunakan oleh santri, tapi kita ingin
semua di sini bermanfaat pada masyarakat," ujar Menag Nasaruddin Umar
dalam sambutannya, Selasa, (10 Februari 2026).
Menag menambahkan bahwa
visi jangka panjang dari pengembangan lahan wakaf ini adalah menciptakan pusat
keunggulan pendidikan. "Siapa tahu nanti masa depannya ini bisa menjadi
sebuah kampus perguruan tinggi. Memang dua hektare itu tidak cukup untuk bangunan
besar, tetapi kita memang harus berawal dari yang kecil dan yang kecil itu
tumbuh nanti menjadi besar, jangan dibalik dari yang besar menjadi kecil,"
tambah beliau.
Pemberi wakaf (wakif),
Abustam, mengungkapkan bahwa penyerahan lahan ini telah direncanakan sejak lama
sebagai bentuk dedikasi keluarga untuk mendukung lahirnya generasi penerus yang
tangguh.
"Tanah wakaf yang
kami ikhlaskan karena Allah SWT ini adalah upaya untuk membangun generasi umat.
Atas nama saya sekeluarga, orang tua dan kakek, mudah-mudahan pahala yang
tercurah kepada keluarga kami begitu pula seluruh masyarakat yang ada di Desa
Kampuno," ungkap Abustam di lokasi penyerahan.
Abustam juga menyampaikan harapan agar kehadiran Menteri Agama menjadi pendorong semangat bagi warga sekitar untuk turut mendukung pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
Penyerahan sertifikat
wakaf ini turut disaksikan jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, tokoh masyarakat, dan
perangkat desa setempat. Menag menegaskan bahwa selaku penerima (nazhir) wakaf,
pihaknya akan segera melakukan koordinasi teknis untuk memulai pembangunan
sarana yang memberikan nilai tambah bagi umat secara spiritual maupun
intelektual.