Daerah

PAI KUA Mattiro Bulu Jadi Pemateri Pesantren Kilat Di SDN 190 Pinrang

Foto Kontributor
WAHYUDDIN

Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026
...

Mattiro Bulu, (Kemenag Pinrang) - Penyuluh Agama Islam dari KUA Mattiro Bulu menjadi pemateri dalam kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan di SDN 190 Pinrang selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 23–25 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti para siswa dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan.

Tiga penyuluh yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Musbi, Abdul Rahman Hady, dan Hurriyah. Masing-masing menyampaikan materi yang relevan dengan kebutuhan pembinaan ibadah siswa. Abdul Rahman Hady membawakan materi amaliah Ramadhan, Musbi mengulas fikih puasa secara sistematis dan aplikatif, sementara Hurriyah menekankan pentingnya thaharah atau bersuci sebagai dasar sahnya ibadah.

Musbi menyampaikan bahwa pesantren kilat merupakan program rutin Penyuluh Agama Islam yang terus dilaksanakan di berbagai sekolah. Namun, momentum menjelang bulan suci Ramadan menjadi semangat tersendiri untuk semakin meningkatkan pembinaan keagamaan bagi peserta didik. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai ibadah dan akhlak sejak dini kepada anak-anak,” ungkapnya, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan pesantren kilat ini merupakan hasil kerja sama lintas sektoral antara KUA Mattiro Bulu dan pihak sekolah dalam rangka memperkuat pendidikan karakter religius. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga disertai contoh-contoh praktis agar mudah dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala KUA Kecamatan Mattiro Bulu, Alamsyah, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan penyuluh agama di lingkungan sekolah sangat strategis dalam membina generasi muda.

“Pesantren kilat ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan akhlak mulia kepada siswa sejak usia dini. KUA memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan bersinergi dengan lembaga pendidikan dalam membina umat, khususnya generasi penerus,” ujar Alamsyah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu. Melalui pesantren kilat ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami tata cara ibadah puasa dan amalan Ramadan, tetapi juga mampu membangun sikap tanggung jawab, kedisiplinan, serta perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari.

Pesantren kilat ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan KUA dalam membentuk generasi muda yang religius, berilmu, dan berkarakter. (Syihab)

Editor: Mawardi

Terpopuler

Terbaru

Menu Aksesibilitas
Ukuran Font
Default