Persevera 26 MAN Pinrang: Jatuh, Bangkit, Lalu Menjadi Lebih Kuat Dan Tangguh
Kontributor
Paleteang
(Kemenag Pinrang) – Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Ungkapan itu kini
begitu terasa bagi peserta didik kelas XII MAN Pinrang yang tak lama lagi akan
meninggalkan bangku madrasah yang telah membersamai mereka selama kurang lebih
tiga tahun. Dari proses pendaftaran sebagai siswa baru hingga kini bersiap
menghadapi ujian akhir, perjalanan panjang itu penuh dengan suka dan duka, tawa
dan air mata, perjuangan dan harapan.
Lulusan tahun
2026 ini memilih nama angkatan Persevera 26. Nama tersebut terinspirasi dari
lagu Perseverance (In the Face of Grief) karya Hindia, yang menggambarkan
keteguhan hati dalam menghadapi kehilangan, tekanan, dan rasa lelah dalam
perjalanan hidup.
Secara makna, perseverance
berarti ketekunan dan daya tahan untuk tetap berdiri meskipun berada dalam masa
sulit. Sejalan dengan itu, PERSEVERA 26 dimaknai sebagai:
Jatuh, bangkit,
lalu menjadi lebih kuat dan tangguh sejak awal hingga kini.
Nama ini
merepresentasikan 305 siswa/siswi kelas XII.F1 sampai XII.F10 yang telah
melalui berbagai proses, tantangan, dan dinamika bersama. Mereka tumbuh dalam
perbedaan karakter, cita-cita, dan cerita hidup, namun tetap bertahan dan
melangkah menuju masa depan dengan kekuatan yang lebih besar.
Ketua OSIM MAN
Pinrang periode 2024/2025, Nur Fadhillah Aliyah Putri (Jumat, 20/2/2026), yang
juga dipercaya sebagai Sekretaris Angkatan 2026, mengungkapkan perasaannya
menjelang perpisahan.
“Tidak terasa
tiga tahun berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin kami memakai seragam
putih abu-abu dengan penuh rasa canggung, dan hari ini kami sudah berada di
ujung perjalanan. Ada banyak kenangan yang tidak akan pernah tergantikan,”
tuturnya.
Ia juga
menambahkan, “MAN Pinrang bukan sekadar tempat belajar, tapi rumah kedua yang
membentuk kami menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bertanggung jawab. Harapan
kami, semoga setelah lulus nanti, kami tetap membawa nilai-nilai madrasah dalam
setiap langkah, menjaga nama baik almamater, dan terus saling menguatkan meski
berada di tempat yang berbeda.” Tegas host Podcast Latansa Lentera MAN Pinrang
ini.
Senada dengan
itu, Ketua KIR MAN Pinrang periode 2024/2025 yang juga dipercaya menjadi Ketua
Angkatan 2026, Andi Muh. Fahril Dwi Adam, menyampaikan refleksi dan optimisme
angkatannya.
“Persevera 26
adalah simbol perjalanan kami. Kami pernah lelah, pernah merasa gagal, bahkan
sempat ragu pada diri sendiri. Tapi kami belajar untuk bangkit dan saling
menguatkan. Itulah arti sebenarnya dari kebersamaan,” ujarnya.
Ia pun
berharap, “Semoga seluruh teman-teman angkatan 2026 dapat melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau berkiprah di masyarakat dengan
penuh percaya diri. Kami ingin dikenang bukan hanya sebagai angkatan yang
lulus, tetapi angkatan yang meninggalkan jejak prestasi dan kebaikan.”
Sementara itu,
Kepala MAN Pinrang, Ansyar, memberikan motivasi dan pesan mendalam bagi para
siswa kelas XII.
“Anak-anakku
sekalian, perjalanan kalian tidak berhenti di sini. Madrasah ini hanya salah
satu fase dalam kehidupan panjang yang akan kalian jalani. Jadilah pribadi yang
tangguh, berintegritas, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan
zaman,” pesannya.
Ia juga
menambahkan, “Kami bangga atas perjuangan kalian selama tiga tahun ini. Jagalah
nilai akhlak, ilmu, dan karakter yang telah ditanamkan di madrasah. Ke mana pun
kalian melangkah, bawalah nama baik MAN Pinrang dan jadilah generasi yang
memberi manfaat bagi umat dan bangsa.”
Persevera 26
bukan sekadar nama angkatan. Ia adalah doa, harapan, dan identitas perjalanan
305 jiwa muda yang telah belajar tentang arti jatuh dan bangkit. Kini, mereka
bersiap melangkah meninggalkan gerbang madrasah, membawa kenangan, ilmu, serta
semangat untuk menjadi lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi masa depan.