Semarak Kokurikuler MTsN 2 Kota Makassar: Bedah Ekoteologi Dan Lomba Menggambar Wujudkan Generasi Khalifah Peduli Lingkungan
Kontributor
Makassar (Kemenag Makassar)–MTsN 2 Kota Makassar melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema “Ekoteologi dalam Aksi Iman dan Ilmu Mewujudkan Generasi Khalifah Peduli Lingkungan Penjaga Kehidupan” pada Rabu (11/2/2026) di lapangan madrasah. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif yang mengintegrasikan nilai spiritual, intelektual, dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syifaul Fuada dari kelas keagamaan yang menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, doa dipimpin oleh Muh. Alfadil Fawwas dari kelas keagamaan, memohon kelancaran dan keberkahan kegiatan. Laporan ketua panitia disampaikan oleh Shorea Gita Lestari yang menjelaskan tujuan kegiatan sebagai upaya membangun kesadaran ekologis berbasis nilai keimanan.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan akustik dari sanggar seni MTsN 2 Kota Makassar. Setelah itu, Kepala MTsN 2 Kota Makassar, Kamaluddin, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan kokurikuler ini mampu menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan dan peran sebagai khalifah di bumi.
Memasuki inti kegiatan, bedah ekoteologi menghadirkan tiga pemateri. Supiana memaparkan konsep dasar ekoteologi sebagai kesadaran teologis yang menempatkan manusia sebagai penjaga dan perawat alam ciptaan Allah SWT. Hasan kemudian mengintegrasikan konsep tersebut dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang menegaskan larangan berbuat kerusakan di muka bumi dan perintah menjaga keseimbangan alam. Sementara itu, Atifah mengajak para siswa untuk merefleksikan perilaku sehari-hari terhadap lingkungan. Pada sesi ini, seluruh peserta didik bersama-sama membacakan komitmen menjaga lingkungan sebagai bentuk ikrar kolektif untuk peduli dan bertindak nyata.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lomba menggambar bertema lingkungan yang merupakan hasil kerja sama dengan Faber-Castell. Para siswa menunjukkan kreativitas dan kepeduliannya melalui karya seni yang menggambarkan pelestarian alam, penghijauan, pengelolaan sampah, serta pentingnya menjaga ekosistem. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan ditutup dengan penyerahan tanaman obat secara simbolis yang nantinya akan ditanam di green house madrasah. Penanaman tanaman obat ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung program madrasah hijau sekaligus menjadi sarana pembelajaran tentang manfaat tanaman herbal bagi kesehatan.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, MTsN 2 Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam iman serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sebagai penjaga kehidupan.(Azizah)