Stakeholder MIN 6 Bone Mempererat Ikatan Melalui Sholat Duha Berjamaah

Kontributor

Walimpong, (Humas Bone) - Masjid Babul Jannah Walimpong dan Masjid Nurul Huda Palakka menjadi saksi atas kebersamaan dan kesungguhan stakeholder Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Bone dalam melaksanakan ibadah sholat duha secara berjamaah. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas ibadah, mengembangkan kesadaran beragama, serta membangun komunitas yang kuat di tengah bulan Ramadan, Rabu (13/3/2024).
Dengan semangat kebersamaan, para stakeholder MIN 6 Bone mulai membanjiri Masjid Babul Jannah Walimpong dan Masjid Nurul Huda Palakka sejak dini hari. Guru, peserta didik, dan staf madrasah dari gedung A dan B berkumpul dengan penuh antusias untuk melaksanakan sholat duha bersama.
Menurut Kepala MIN 6 Bone, kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk membentuk kebiasaan positif di kalangan stakeholder madrasah. "Melaksanakan sholat duha berjamaah adalah bentuk nyata dari komitmen kita untuk memperkuat ikatan spiritual dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ibadah," ungkapnya.
Tak hanya sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kehormatan dan tanggung jawab di antara para stakeholder. Dengan berkumpul bersama dalam ibadah, diharapkan terjalinlah hubungan yang lebih erat antara sesama anggota madrasah.
Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas lingkungan madrasah secara keseluruhan. Dengan membiasakan diri untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah, diharapkan lingkungan madrasah akan semakin terasa nyaman dan penuh dengan keberkahan.
Para stakeholder MIN 6 Bone berharap bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala, bukan hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai wujud nyata dari semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas spiritual di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, stakeholder MIN 6 Bone membuktikan bahwa kegiatan ibadah bukanlah sekadar rutinitas, tetapi juga merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan karakter dan komunitas yang berkualitas. (Widia/Ahdi)