Terangi Waktu Magrib, PAI KUA Sinjai Borong Hidupkan Tradisi Magrib Mengaji
Kontributor
Sinjai (Kemenag Sinjai) --- “Kami ingin menghadirkan suasana Magrib yang hidup dengan bacaan Al-Qur’an. Saat azan berkumandang, masjid ramai, anak-anak bersemangat, dan orang tua ikut mendampingi. Inilah wujud kebersamaan dalam cahaya iman,” tutur Muhtar, salah satu Penyuluh Agama Islam (PAI) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sinjai Borong, Kamis (16/10/2025).
Ungkapan tersebut menggambarkan semangat para penyuluh dalam menerangi waktu Magrib dengan cahaya Al-Qur’an dan menghidupkan kembali tradisi Magrib Mengaji di masyarakat. Kegiatan yang rutin digelar setiap pekan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda.
Program Magrib Mengaji dilaksanakan di desa-desa binaan dengan melibatkan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), remaja masjid, dan masyarakat sekitar. Selain membimbing bacaan Al-Qur’an, para penyuluh juga menyampaikan tausiyah ringan seputar adab, akhlak, dan pentingnya menjadikan waktu Magrib sebagai momentum mempererat hubungan dengan Allah SWT.
Kepala KUA Sinjai Borong, H. Muhammad Umar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh yang konsisten mendampingi masyarakat.
“Program Magrib Mengaji adalah gerakan kecil yang berdampak besar. Dari desa, kita tumbuhkan generasi Qur’ani yang cinta pada agama dan nilai kebaikan,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat. Banyak orang tua merasa bahagia karena anak-anak mereka kembali bersemangat mengaji di masjid dan musala. Suasana kampung pun menjadi lebih hidup dan religius setiap kali lantunan ayat suci terdengar selepas azan Magrib.
Dengan semangat “Dari Desa, Menebar Cahaya Qur’an”, para Penyuluh Agama Islam KUA Sinjai Borong berharap tradisi Magrib Mengaji terus berlanjut sebagai gerakan dakwah berbasis masyarakat yang menumbuhkan generasi Qur’ani dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan umat. (Ifz/SR)